Prinsip Diet Bagi Penderita Radang Sendi Asam Urat

Radang sendi (artritis) asam urat yang biasa disebut penyakit asam urat telah lama dikaitkan dengan menu makanan, khususnya konsumsi daging, seafood, dan alkohol. Oleh karena itu perawatan penderita asam urat harus mencakup pembatasan ketat menu makanan.

Diet asam urat dapat membantu penderita mengendalikan produksi dan mengurangi asam urat dalam tubuh, sehingga dapat mencegah kambuhnya radang sendi asam urat atau mengurangi gejalanya.

Diet asam urat mengurangi asupan asam urat dari makanan. Jika anda kelebihan berat badan atau kegemukan, kurangi berat badan anda. Namun hindari diet yang terlalu ketat atau mengurangi berat badan terlalu drastis karena hal ini dapat memicu serangan radang sendi asam urat. Perbanyak minum air untuk mengeluarkan asam urat dari tubuh melalui urin. Juga, hindari makanan berprotein tinggi, yang dapat menyebabkan tubuh memproduksi banyak asam urat.

Berikut adalah beberapa prinsip diet asam urat:

1. Batasi protein hewani
Hindari atau batasi makanan tinggi purin, seperti jeroan, teri, makarel, dsb. Daging merah (sapi dan kambing), ikan berlemak dan seafood (ikan tuna, udang, lobster dan kerang) meningkatkan risiko asam urat. Karena semua protein hewani mengandung purin, batasi asupan protein hewani cukup 4 sampai 6 ons (113-170 gram) setiap hari.

2. Perbanyak makan protein nabati
Penderita asam urat dapat meningkatkan asupan protein dengan menyertakan lebih banyak sumber nabati, seperti kacang-kacangan dan polong-polongan. Pengalihan asupan protein dari protein hewani ke protein nabati juga akan membantu mengurangi asupan lemak jenuh, yang secara tidak langsung dapat menyebabkan obesitas (kegemukan) dan asam urat.

3. Hindari atau kurangi minuman beralkohol
Alkohol mengandung purin dan mengganggu proses eliminasi (pembuangan) purin dari tubuh. Banyak minum bir merupakan salah satu penyebab utama serangan asam urat. Bahkan orang yang sehat harus membatasi minum alkohol maksimal dua gelas sehari.

4. Perbanyak minum air putih
Air dalam tubuh dapat membantu menghilangkan asam urat melalui pengeluaran urin. Bahkan orang yang sehat dianjurkan minum 2 liter air putih atau lebih sehari. Bagi penderita asam urat dianjurkan minum air putih lebih banyak lagi.

5. Pilih produk susu bebas lemak atau rendah lemak
Beberapa studi menunjukkan bahwa minum susu skim atau susu rendah lemak atau memakan makanan terbuat dari produk tersebut seperti yogurt (yoghurt) membantu mengurangi resiko serangan asam urat. Bahkan orang yang sehat dianjurkan mengkonsumsi susu atau produk susu setiap hari.

6. Pilih karbohidrat kompleks
Perbanyak konsumsi buliran utuh (whole grain) dan buah serta sayuran. Kurangi karbohidrat olahan (refined carbohydrate) yang biasa terdapat pada makanan produk pabrik.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *