Kapan Bayi Mulai Duduk dan Bagaimana Cara Membantu Bayi Belajar Duduk?

Kapan Bayi Mulai Belajar Duduk?
Tidak ada jawaban pasti untuk pertanyaan kapan bayi mulai belajar duduk, karena antara bayi yang satu dengan yang lain mungkin memiliki tingkat perkembangan keterampilan fisik dan mental yang berbeda. Kebanyakan bayi mulai dapat duduk sendiri pada usia antara 6 sampai 8 bulan. Duduk membutuhkan kekuatan tubuh bagian atas dan koordinasi yang memadai. Saat bayi sudah dapat menegakkan otot-otot leher dan punggung, ia sudah siap belajar duduk. Biasanya bayi dapat melakukan hal ini pada usia antara 3 sampai 6 bulan dan ditunjukkan kemampuan berguling.

Bagaimana Cara Membantu Bayi Belajar Duduk?
Secara naluriah, bayi akan belajar duduk dengan sendirinya jika saatnya tiba. Orang tua dapat membantu bayi belajar duduk dengan mempersiapkan fisik dan mental bayi dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi bayi untuk belajar duduk. Saat bayi sudah memiliki kekuatan otot yang cukup, ia mungkin masih membutuhkan waktu beberapa hari sampai beberapa minggu untuk untuk belajar menguasai koordinasi gerakan dan keseimbangan. Kesabaran adalah salah satu kunci penting dalam membantu bayi belajar duduk.

Tips Membantu Bayi Belajar Duduk

  1. Umumnya bayi berusia 3 bulan sudah dapat digendong dalam posisi bayi duduk di pangkuan ibu. Untuk belajar menggendong bayi pada posisi duduk di pangkuan, ibu duduk di sofa (lakukan di sofa jangan di kursi single) dalam posisi duduk agak selonjor (hanya punggung atas sampai kepala yang menyentuh sandaran sofa). Letakkan bayi dalam posisi terlentang menghadap ke depan, tangan kanan ibu menahan pantat (buat paha bayi ke atas/menekuk), tangan kiri ibu masuk ketiak kiri bayi dari belakang untuk menahan dada bayi (tidak perlu ditekan). Latihan ini mungkin memerlukan waktu beberapa hari.
  2. Jika dalam posisi 1 bayi sudah dapat menegakkan punggungnya, atau berusaha menegakkan punggungnya, bayi dapat dipangku dalam keadaan duduk sempurna di pangkuan (ibu tidak perlu selonjor). Bayi juga dapat digendong dalam posisi tersebut dengan kaki terjuntai ke depan.
  3. Jika bayi sudah nyaman dengan posisi duduk di pangkuan, gunakan stroller (kereta bayi untuk mendudukkan bayi. Stroller memiliki sabuk pengaman bagi bayi sehingga bayi tidak akan roboh. Biasakan berinteraksi dengan bayi dalam posisi duduk. Jika bayi rewel, mungkin ia kelelahan, sebaiknya diangkat untuk digendong atau ditidurkan.
  4. Setelah bayi terbiasa duduk di stroller, bayi sudah dapat didudukkan di sofa. Tempatkan bayi di sudut sofa (jangan menggunakan sofa yang memiliki sisi yang keras) dan duduklah di sebelahnya, sambil memegang lengan kiri dan kanannya. Secara berangsur-angsur coba lepaskan pegangan anda. Jika bayi sudah biasa duduk dengan nyaman, anda bisa mengajak bayi melakukan berbagai aktivitas sambil duduk. Untuk keluwesan interaksi anda dapat mengambil tempat di depan bayi. (Perhatian: Jangan sekali-sekali membiarkan bayi duduk di sofa sendirian. Saat sudah bisa duduk sendiri, bayi sudah memiliki kekuatan tangan dan kaki untuk melakukan banyak manuver yang mungkin akan membahayakan bagi bayi).
Share
This entry was posted in Parenting and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>