Apa Itu Keterampilan Motorik Kasar (Gross Motor Skill) dalam Perkembangan Anak?

Pengertian Keterampilan Motorik Kasar (Gross Motor Skill)
Keterampilan motorik kasar adalah kemampuan mengkoordinasi gerakan otot-otot besar yaitu tangan, kaki dan keseluruhan anggota tubuh. Keterampilan motorik kasar membuat seseorang dapat melakukan aktivitas normal untuk berjalan, berlari, duduk, bangun, mengangkat benda, melempar benda, dan lain sebagainya.
Keterampilan motorik kasar adalah kemampuan yang diperlukan sejak usia balita sebagai bagian dari pertumbuhan dan perkembangan anak. Hampir semua anak berusia dua tahun dapat berdiri, berjalan, berlari, dan melompat. Keterampilan motorik kasar dibangun dari semasa usia balita dan akan semakin baik dengan bertambahnya usia sampai dewasa.

Penilaian Keterampilan Motorik Kasar pada Anak
Normalnya setiap orang dewasa dapat melakukan kegiatan-kegiatan yang melibatkan keterampilan motorik sederhana seperti berjalan, berlari, mengangkat benda, menarik, mendorong dan lain sebagainya. Pada balita, keterampilan motorik anak dapat dinilai berdasarkan umur. Misalnya balita usia 6 bulan dapat merangkak, balita usia 12 bulan dapat berdiri, balita usia 2 tahun sudah bisa berlari, dan seterusnya.

Pentingnya Keterampilan Motorik Kasar dalam Tahap Perkembangan Anak
Keterampilan motorik kasar diperlukan oleh semua orang untuk melakukan aktivitas normal tanpa bantuan orang lain. Orang yang kurang memiliki keterampilan motorik kasar biasanya karena disabilitas (cacat) atau karena penyakit tertentu yang mengganggu fungsi otot, fungsi otak atau fungsi syaraf. Usia balita adalah masa terpenting dalam mengembangkan keterampilan motorik anak. Apabila dalam masa balita, perkembangan keterampilan motorik anak tidak memadai maka besar kemungkinan anak tersebut mengalami gangguan fungsi otot karena sebab-sebab tertentu.
Keterampilan motorik kasar yang baik membantu anak lebih cepat mandiri. Keterampilan motorik kasar yang baik juga dapat mendorong anak untuk menujukkan bakat keterampilan fisik secara dini misalnya berlari cepat, bermain sepak bola, senam, karate, dancing, bermain drumb, dan lain sebagainya.

Contoh Aktivitas yang Membantu Mengembangkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak
Hampir semua aktivitas bermain di luar ruangan melibatkan keterampilan motorik kasar anak. Beberapa aktivitas standar pengembangan motorik kasar pada anak antara lain sbb.

  • Merangkak
  • Berjalan
  • Berlari
  • Melompat
  • Berguling
  • Memukul
  • Bergantungan dan berayun
  • Mendorong dan menarik
  • Naik tangga dan turun tangga
  • Melempar dan menangkap
  • Mengendarai mainan
  • Menendang
  • Mengubah posisi seperti: berbaring, duduk, jongkok, membungkuk, merentangkan tangan, dsb

Bagaimana Meningkatkan Keterampilan Motorik Kasar pada Anak?
Untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar, anak diarahkan untuk melakukan kegiatan yang menggerakkan seluruh tubuh terutama lengan dan tungkai. Permainan dan olahraga secara berkelompok atau massal adalah cara yang banyak direkomendasikan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar anak. Seni tari, seni bela diri dan beberapa jenis olahraga profesi (seperti sepakbola, bulu tangkis, renang, dsb) sangat mengandalkan keterampilan motorik kasar.

Share
This entry was posted in Parenting and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>