10 Aktivitas yang Merangsang Perkembangan Otak Bayi

Otak bayi telah berkembang dan bekerja sejak dalam kandungan. Setelah bayi lahir, otaknya langsung bekerja memproses informasi yang ditangkap indera dari lingkungan sekitar. Pada tahap ini otak bayi belajar untuk mengembangkan fungsinya. Pada dasarnya secara alamiah bayi terus menerus mengembangkan kemampuan otaknya. Dalam hal ini orangtua dapat membantu agar proses ini berjalan optimal. Banyak aktivitas orangtua yang dilakukan bersama bayi yang dapat merangsang fungsi otak bayi sehingga dapat meningkatkan kemampuan otaknya lebih cepat. Berikut beberapa aktivitas yang membantu merangsang perkembangan otak bayi.

1. Mengajak Berbicara
Bicaralah sebanyak mungkin dengan bayi anda. Sejak lahir, otak bayi sudah merespon informasi dari indera pengelihatan dan pendengaran. Jangan heran jika hanya beberapa hari usia bayi, ia sudah bisa membedakan apakah orang yang dihadapannya orangtuanya atau bukan.

2. Menyentuh
Sentuhan juga membantu merangsang fungsi otak bayi. Bayi suka disentuh. Sentuhan akan memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi bayi.

3. Membuat Ekspresi Mimik Wajah
Bayi sangat tertarik melihat wajah anda. Sejak lahir bayi secara terus menerus menganalisis wajah anda. Bayi juga berusaha menirukan mimik orang dewasa saat tersenyum atau merengut.

4. Membiarkan Bayi Menyentuh Wajah Anda
Bayi sangat memperhatikan wajah anda. Bayi juga sangat penasaran mengenal wajah anda dengan menyentuh. Biarkan bayi menyentuh wajah anda dengan sentuhan, sesungguhnya otaknya sedang belajar mengenal anda lebih jauh.

5. Memijat
Peminjatan lembut pada bayi banyak memberikan manfaat bagi bayi. Salah satunya adalah merangsang fungsi otak. Pemijatan bayi juga dapat membantu relaksasi, melancarkan peredaran darah, dan merangsang syaraf.

6. Mengajak Keluar Rumah
Ada banyak pengalaman baru yang akan dipelajari dan dianalisa oleh bayi saat di ajak keluar rumah.

7. Mengenalkan dengan Orang Lain
Bayi sangat peduli dengan siapa ia berhadapan. Jika ada orang asing berada di dekatnya (meskipun orang tersebut tidak memperhatikannya), ia akan segera mempelajari apakah orang tersebut membuatnya nyaman atau tidak. Jika orang tersebut membuatnya tidak nyaman, ia akan bereaksi. Sebaliknya jika ia merasa nyaman, ia akan bersedia diajak berinteraksi.

8. Mendengarkan Lagu atau Musik
Otak bayi dapat merespon suara bahkan sejak bayi dalam kandungan. Mendengarkan lagu atau musik membantu merangsang fungsi otak bayi.

9. Bermain dengan Mainan
Aktivitas dengan mainan dapat merangsang fungsi otak bayi. Mainan yang menarik, berwarna, bersuara, dan bergerak akan memancing bayi untuk merespon dengan pandangan, suara dan gerakan. Perlu diperhatikan, jangan membiarkan bayi bermain mainan sendirian.

10. Memberikan Pujian
Bayi cepat memahami respon positif dari anda. Berikan pujian pada bayi untuk setiap respon baik yang diberikannya. Pujian memberikan rasa percaya diri bagi bayi untuk merespon ucapan dan interaksi. Hal ini akan membantu bayi untuk cepat belajar mengeksplorasi sekitarnya.

Share
This entry was posted in Parenting and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>