Orangutan Primata yang Ramah

Anatomi
Orangutan adalah hewan arboreal (hewan pohon) terbesar di dunia. Orangutan adalah primata yang dimorfik (mempunyai dua bentuk berbeda) secara jenis kelamin, yaitu orangutan jantan mempunyai ukuran tubuh yang jauh lebih besar dari orangutan betina. Orangutan jantan dapat mencapai bobot 150 kg sedangkan betinanya hanya mencapai setengah berat badan orangutan jantan.
Orangutan mempunyai rambut (bulu) yang tebal berwarna kecoklatan. Tangan dan kakinya kurus dan panjang. Kakinya dapat digerakkan hampir ke segala arah sebagaimana gerakan tangan. Demikian pula jari-jari kakinya mirip dengan jari-jari tangan. Orangutan dapat menggunakan kakinya seperti tangan saat bergantungan atau memegang dahan.
Orangutan jantan ada yang memiliki gelambir pipi dan ada yang tidak memiliki gelambir pipi. Adanya jantan yang memiliki gelambir pipi dalam satu kelompok dapat menghalangi jantan lainnya untuk memiliki gelambir pipi.

Foto orangutan jantan dewasa

Foto orangutan jantan dewasa

Habitat
Orangutan hanya terdapat di pulau Kalimantan dan pulau Sumatera. Orangutan suka menempati hutan rawa gambut, hutan kerangas, dan hutan dipterocarp (sejenis meranti). Populasi orangutan lebih padat pada hutan yang banyak buah-buahannya.

Makanan
Orangutan terutama makan buah matang dan daun muda. Makanan lainnya berupa kulit kayu, bunga madu, madu dan umbut. Kadang orangutan juga makan serangga.

Hubungan Sosial
Orangutan semi soliter, mereka jarang bekerjasama dalam kelompok. Orang utan yang memiliki gelambir pipi biasanya mempunyai kedudukan lebih tinggi dalam hal hak kawin dengan betina, tetapi mereka paling soliter (suka menyendiri).

Perilaku
Berbeda dengan kebanyakan jenis monyet, orangutan tidak lincah dan tidak agresfif. Mereka terlihat ramah dan jarang berkelahi. Mereka juga jarang mengeluarkan suara-suara berisik di hutan.
Orangutan mempunyai kemampuan belajar yang baik, sehingga mudah menirukan aktivitas manusia. Di alam liar orangutan menunjukkan perilaku yang cerdas, misalnya mereka menggunakan daun lebar sebagai payung saat hujan, menggunakan segenggam daun untuk membersihkan tubuh, atau menggunakan sepotong dahan untuk mengusir serangga. Setiap hari sebelum tidur mereka menumpuk dahan-dahan di atas pohon untuk tempat tidur.

Reproduksi
Orangutan betina siap mempunyai anak pada usia 15 tahun. Masa kehamilan orangutan sekitar 8½ bulan. Biasanya hanya satu anak orangutan yang lahir dalam sekali masa kehamilan. Bayi orangutan lahir dengan bobot sekitar 1,5 kg. Anak orangutan dipelihara induknya sampai menjelang usia dewasa.

Status Konservasi
Meskipun orangutan adalah satwa yang dilindungi, namun karena habitatnya terus berkurang, maka populasinya semakin berkurang. Orangutan juga seringkali ditangkap dan diperjualbelikan secara illegal sebagai hewan peliharaan.

Taksonomi
Klasifikasi ilmiah orangutan adalah sebagai berikut: Kerajaan: Animalia, Filum: Chordata, Kelas: Mammalia, Ordo: Primata, Famili: Hominidae, Sub-famili: Ponginae, Genus: Pongo, Species: P pygameus dan P. abelii
(Species Pongo pygmaeus, terdiri dari tiga  subspesies: P. pygmaeus morio, P. pygmeus pygmaeus, dan P. pygmaeus wurmbii).

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *