Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan

Darah adalah komponen vital dalam tubuh manusia. Kekurangan darah dapat menyebabkan kondisi yang membahayakan jiwa. Darah manusia tidak boleh diperdagangkan, sehingga untuk mendapatkan bantuan darah seorang pasien atau pihak rumah sakit mengandalkan donasi (sumbangan) dari para penyumbang darah. Donasi darah atau donor darah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima darah tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan bagi para penyumbang darah (donor). Apa manfaat donor darah bagi kesehatan? Berikut beberapa manfaat kesehatan dari donor darah secara rutin.

Pemeriksaan Darah Berkala Secara Gratis
Dokter yang menangani mengambilan darah akan memeriksa kondisi kesehatan darah penyumbang untuk memastikan bahwa darah yang akan disumbangkan adalah darah yang sehat. Pemeriksaan darah ini dapat membantu mendeteksi adanya penyakit tertentu yang dialami pendonor.

Mendorong Produksi Sel Darah Merah
Setelah menyumbangkan darah, jumlah sel darah merah dalam tubuh pendonor akan berkurang. Hal ini akan direspon tubuh dengan memacu produksi sel darah merah dengan segera. Sel darah merah yang baru memiliki kualitas yang lebih baik dalam membawa oksigen dan zat makanan ke seluruh tubuh.

Membantu Meringankan Kerja Ginjal
Tubuh kita memiliki mekanisme untuk membersihkan darah menggunakan organ ginjal. Ginjal berfungsi menyaring limbah sisa metabolisma dan membuangnya melalui urin (air kemih). Jika sebagian darah diberikan sebagai donor, maka tubuh akan segera mengganti darah tersebut dengan darah baru yang lebih bersih. Hal ini berarti meringankan kerja ginjal.

Meningkatkan Metabolisma
Darah baru yang dihasilkan dari produksi sel-sel darah merah setelah donor darah cenderung lebih lebih bersih dari kelebihan glukosa, insulin, kolesterol, dsb. Darah yang lebih bersih ini lebih efektif membantu metabolisma tubuh terutama dalam memfasilitasi sel-sel tubuh menyerap glukosa dari aliran darah untuk diubah menjadi energi. Laju metabolisma tubuh yang baik akan membantu tubuh menghasilkan energi dan mengurangi resiko penimbunan lemak tubuh.

Mengurangi Resiko Penyakit Kardiovaskular
Kadangkala kadar zat besi dalam tubuh kita dapat meningkat, hal ini meningkatkan resiko penyakit jantung. Zat besi terlibat dalam oksidasi kolesterol yang merugikan pembuluh arteri. Meningkatnya kadar zat besi dalam darah mendukung proses oksidasi kolesterol sehingga dapat menyebabkan penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah). Menyumbangkan darah secara teratur membantu khususnya pria dalam mengurangi zat besi secara berkala. Hal ini akan mengurangi resiko penyakit jantung dan pembuluh darah.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *