Manfaat Timun untuk Kesehatan

Timun (bahasa latinnya cucumis sativus) termasuk salah satu dari empat jenis sayuran yang paling banyak ditanam selain tomat, bawang dan kol. Khasiat buah timun untuk kesehatan telah banyak dimanfaatkan untuk perawatan tubuh dan pengobatan.
Buah timun mengandung banyak vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh setiap hari, yaitu vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, asam folat (vitamin B9), vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, besi, fosfor, dan seng (Zn).
Timun rendah kalori, hanya 15 kalori per 100 gram timun. Kulit timun merupakan sumber serat yang baik yang membantu melancarkan pencernaan dan menyehatkan sistem pencernaan.

Buah timun sangat bermanfaat untuk kesehatan

Buah timun sangat bermanfaat untuk kesehatan

Beberapa manfaat kesehatan timun antara lain:

1. Menghidrasi Tubuh
Timun mengandung 96% air yang lebih bergizi dari air putih biasa, yang membantu tubuh tetap terhidrasi dan mengatur suhu tubuh.

2. Membantu Pencernaan
Gangguan pencernaan seperti asiditas, mulas, radang lambung (gastritis), dan bahkan maag dapat diobati dengan mengkonsumsi timun segar setiap hari. Makan timun juga dapat membantu pengobatan konstipasi (sembelit) kronis. Kadar air yang tinggi dan serat dalam timun sangat efektif menghilangkan toksin (racun) dari sistem pencernaan sehingga membantu pencernaan.

3. Berperan sebagai Diuretik
Kandungan air dalam timun bertindak sebagai diuretik yang membantu pembuangan toksin (racun) dan limbah metabolisme dari tubuh melalui urin. Mengkonsumsi timun secara teratur membantu melarutkan batu empedu atau batu ginjal.

4. Merawat Kulit
Timun mengandung, air, vitamin A, vitamin B, vitamin C, magnesium, kalium dan silika menjadikan timun sebagai bahan yang baik untuk perawatan kulit. Masker wajah mengandung jus timun dapat digunakan untuk mengencangkan kulit. Asam askorbat dan asam kafeik yang terdapat dalam timun dapat menurunkan tingkat retensi air sehingga mengurangi bengkak di bawah mata. Kulit timun juga dapat membantu menyembuhkan kulit yang terbakar sinar matahari.

5. Melawan Kanker
Timun diketahui engandung lariciresinol, pinoresinol, dan secoisolariciresinol tiga lignan yang telah banyak diteliti berkaitan dengan berkurangnya resiko kanker antara lain kanker payudara, kanker prostat, kanker uterin (kanker endometrium) dan kanker ovarium.

6. Mengontrol Tekanan Darah
Timun mengandung banyak kalium, magnesium, dan serat yang bekerja efektif mengatur tekanan darah. Timun baik untuk merawat/mengobati tekanan darah rendah atau tekanan darah tinggi.

7. Menyehatkan Jantung
Timun adalah bahan makanan ramah terhadap Jantung. Timun kaya akan kalsium suatu elektrolit intra seluler yang penting. Kalsium adalah elektrolit yang ramah terhadap jantung, membantu mengurangi tekanan darah dan laju detak jantung dengan cara melawan efek natrium (sodium).

8. Memperkuat Persendian
Timun merupakan sumber asupan silika yang baik terutama pada bagian kulitnya, yang diketahui membantu meningkatkan kesehatan persendian dengan cara memperkuat jaringan-jaringan ligamen yang merupakan penghubung persendian.

9. Meringankan Nyeri Asam Urat
Timun mengandung vitamin A, B1, B6, C, dan D, folat, kalsium, magnesium dan kalium yang bisa meredakan nyeri asam urat dengan cara menurunkan kadar asam urat dalam darah.

10. Membantu Perawatan Diabetes
Timun diketahui bermanfaat bagi penderita diabetes karena mengandung hormon yang diperlukan oleh sel-sel pankreas untuk menghasilkan insulin.

11. Menurunkan Kadar Kolesterol Darah
Peneliti menemukan bahwa senyawa yang disebut sterol dalam timun dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah.

12. Membantu Menurunkan Berat Badan
Karena rendah kalori dan mengadung banyak air, timun merupakan menu ideal bagi orang yang ingin menurunkan berat badan. Kulit timun yang keras mengadung banyak serat.

Share
This entry was posted in Kesehatan, Nutrisi and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>