Bagaimana Memilih Tas Pakaian Bayi yang Tepat?

Tips Memilih Tas Pakaian Bayi (Tas Popok)
Jika anda mempunyai bayi, maka tas pakaian bayi atau tas popok (diaper bag) adalah barang yang wajib anda miliki. Tas pakaian bayi akan membantu anda menyimpan pakaian, popok, boto susu, obat perawatan dan berbagai keperluan bayi anda selama dalam perjalanan atau melakukan kegiatan di luar rumah bersama bayi anda.
Ada banyak pilihan model, ukuran, warna, dan – tentu saja – harga. Banyaknya pilihan tersebut kadang membuat orang justru bingung untuk memilih tas yang cocok dengan keperluannya. Tidak jarang orang terpancing untuk membeli tas bayi modis yang ia suka, tapi begitu mau dipakai baru ketahuan kalau tas tersebut terlalu kecil. Hal ini bisa terjadi karena pada saat membeli seorang ibu lupa bahwa tas tersebut adalah untuk bayinya, dan bukan untuk dirinya sendiri.
Idealnya jika anda ingin membeli tas bayi, anda aharus mempunyai gambaran awal mengenai fitur apa saja yang harus ada pada tas bayi yang anda inginkan. Berikut beberapa hal yang harus anda pertimbangkan dalam memilih tas pakaian bayi.

  1. Harga. Tas pakaian bayi tersedia dalam variasi harga yang sangat beragam. Banyak tas bayi yang tersedia di pasar dengan harga kurang dari seratus ribu rupiah, tetapi jika anda mengutamakan merek terkenal, bahan yang istimewa, atau model yang mutakhir anda mungkin harus merogoh dompet lebih dalam lagi.
  2. Ukuran. Ukuran tas bayi sangat beragam dan memang ditujukan untuk keperluan yang berbeda-beda. Saat memilih, anda harus membayangkan apa saja yang harus anda bawa dalam tas tersebut, khususnya jika anda baru memiliki bayi pertama kali. Jika anda sering bepergian jauh atau dalam waktu yang lebih lama, anda mungkin memerlukan tas yang cukup besar untuk membawa lebih banyak pakaian. Anda bisa mensimulasikan memuat barang keperluan bayi anda menggunakan tas tas apa saja untuk mendapatkan gambaran mengenai volume ruang tas yang anda perlukan.
  3. Bahan. Bahan tas pakaian bayi yang paling populer adalah bahan sintetik misalnya vinyl karena mudah dibersihkan dengan lap jika kotor atau terkena basah. Tas bayi dari bahan kain atau kulit juga banyak tersedia di pasaran. Ada juga tas dari bahan kain yang dilapisi plastik sehingga mudah dibersihkan atau dilap.
  4. Model. Bentuk standar tas pakaian bayi adalah tas persegi atau hampir persegi dengan dua buah tali pegangan untuk di jinjing atau disandang di bawah ketiak dan satu buah tali (strap) panjang untuk membawa tas secara disandang menyilang/selempang. Sekarang juga tersedia tas pakaian bayi dengan model tas punggung/ransel (backpack).
  5. Kenyamanan. Membawa tas penuh isi dengan dijinjing atau disandang di pundak atau digendong di punggung untuk sesaat mungkin tidak masalah, namun jika untuk jangka waktu yang cukup lama mungkin mneyakitkan pundak, lengan atau punggung anda. Pilihlah tas yang mempunyai strap (tali atau pegangan) dengan bantalan tebal, lebar dan empuk. Saat memilih tas pakaian bayi, anda harus membayangkan bagaimana anda membawa tas tersebut dalam keadaan penuh khususnya jika anda memilih tas yang cukup besar. Pertimbangkan juga saat anda mungkin harus membawa tas tersebut sambil menggendong bayi anda.
  6. Ruang dan kantong. Tas bayi yang baik memungkinkan anda mengatur letak barang-barang keperluan bayi berdasarkan kategori yang anda inginkan. Anda mungkin perlu membedakan ruang-ruang untuk pakaian bersih,pakaian kotor, tempat obat-obatan, dsb. Anda juga mungkin perlu beberapa kantong di bagian luar tas yang mudah diakses dengan cepat, misalnya tempat botol susu, tempat serbet muntah, dsb. Tas bayi yang baik memiliki beberapa ruang di bagian dalam dan beberapa kantong di bagian luar.
  7. Perlak atau alas bayi. Sebagian tas bayi yang dijual dilengkapi dengan perlak atau alas bayi. Perlak berguna untuk alas ganti popok atau untuk alas tidur. Perlak yang baik adalah yang cukup lebar, empuk, nyaman di kulit serta mudah dibersihkan. Anda juga bisa membeli perlak bayi secara terpisah.
  8. Ruang isolasi. Sebagian tas bayi menyediakan ruang isolasi yang berfungsi untuk isolasi suhu. ASI perahan yang baru diambil dari kulkas sebaiknya ditempatkan di ruang isolasi agar tetap dingin. Susu formula dalam botol biasanya dibuat hangat dan dipertahankan tetap hangat di ruang isolasi. Beberapa tas bayi memberikan tas isolasi secara terpisah sebagai bonus. Anda juga bisa membelinya secara terpisah.
  9. Alas atau kaki yang rata. Tas pakaian bayi yang baik adalah yang bisa berdiri kokoh sehingga tidak mudah terguling sehingga menumpahkan air minum atau susu dalam botol yang ada di dalam tas.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *