Bagaimana Cara Menyampaikan Presentasi Secara Efektif? (10 Tips)

Presentasi

Presentasi adalah bentuk aktivitas untuk menyampaikan penjelasan atau gagasan agar dapat dipahami oleh audiens (peserta pesentasi). Tidak semua orang dapat melakukan presentasi dengan baik meskipun ia adalah seorang ahli atau professional di bidangnya misalnya seorang dokter spesialis, seorang pelatih olahraga, atau seorang atlit berprestasi. Presentasi tidak hanya membutuhkan penguasaan materi tetapi juga kemampuan berkomunikasi. Bagi orang yang tidak terbiasa melakukannya, presentasi bisa jadi merupakan tantangan besar. Kabar baiknya kemampuan berkomunikasi dapat dipelajari dan dilatih. Jika anda harus melakukan presentasi dan anda merasa kurang percaya diri, coba simak beberapa tips presentasi secara efektif berikut ini.

1. Persiapkan Materi Presentasi Anda
Sebelum melakukan presentasi anda harus menguasai materi dan mempersiapkan alat bantu seperti tanyangan slide, alat peraga, video, brosur, dan perlengkapan pendukung lainnya. Jangan sampai presentasi anda tidak mencapai sasaran yang diinginkan hanya karena anda tidak siap.

2. Berpakaian yang Sesuai
Berpakaianlah yang rapi saat menyampaikan presentasi. Orang akan menilai anda pertama kali dari penampilan anda. Berpenampilan baik dan rapi akan membuat orang lebih menghargai anda dan lebih betah berhadapan dengan anda.

3. Efektifkan Penggunaan Alat Bantu
Alat bantu standar presentasi saat ini adalah tayangan slide yang akan ditampilkan pada layar proyektor. Gunakan alat tayangan slide untuk menyampaikan poin-poin penting pembicaraan anda secara ringkas, jelas, mudah dipahami, dan menarik. Gunakan slide untuk menampilkan gambar, ilustrasi, video, maupun informasi yang mendukung presentasi anda.

4. Buat Komunikasi Dua Arah
Lihat ke arah audiens saat melakukan presentasi. Jangan membaca teks yang ada di tayangan kecuali untuk menunjukkan sesuatu dengan pointer. Membaca teks membuat anda terlihat tidak menguasai materi presentasi. Buatlah audience berpatisipasi meskipun hanya dengan membuat mereka mengangguk atau membenarkan ucapan anda. Buatlah audiens menunjukkan respons atas presentasi anda. Hal ini akan membuat audiens lebih aktif dan antusias.

5. Gunakan Humor yang Sesuai
Setiap pembicara yang baik dapat memasukkan humor dalam pembicaraannya. Hal ini dapat mengurangi ketegangan, suasana canggung, dan mengurangi rasa bosan atau kantuk bagi para pendengar.

6. Bicaralah dengan Jelas Menggunakan Bahasa Yang Baik
Berbicaralah dengan jelas yaitu dengan menggunakan suara yang keras dan bahasa yang baik sehingga mudah dipahami oleh audiens. Gunakan intonasi agar nada suara tidak monoton.

7. Pahami Audiens Anda
Sesuaikan gaya bicara dan bahasa yang digunakan dengan audiens anda. Jangan terlalu banyak menggunakan istilah asing pada audiens yang memiliki latar belakang pendidikan yang sangat bervariasi karena sebagian audiens mungkin kurang memahami.

8. Atur Alokasi Waktu
Pembicara yang baik akan dapat mengatur alokasi waktu dengan baik sehingga dapat membahas semua materi dengan waktu yang tersedia. Bila perlu buat alokasi waktu pembahasan untuk setiap sub topik atau setiap halaman slide.

9. Bicaralah Secara Efektif
Anda seharusnya memberikan perhatian lebih pada sub topik inti dari presentasi anda. Hindari pengulangan penjelasan. Atur pembicaraan anda supaya bagian yang kurang penting seperti perkenalan, pendahuluan, dan latar belakang disampaikan secara singkat sehingga anda mempunyai banyak waktu untuk menyampaikan inti presentasi anda dengan lebih rinci.

10. Buka Peluang Follow Up
Di akhir presentasi berikan email dan nomor ponsel anda. Berikan kesempatan audiens anda menghubungi anda untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai presentasi anda. Khusus untuk presentasi bisnis, anda justru harus mengundang audiens anda untuk menjadi prospek dengan berusaha membuat mereka menindaklanjuti persentasi tersebut.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *