Arapaima Ikan Raksasa dari Sungai Amazon

Ikan Arapaima (bahasa latinnya: Arapaima gigas) yang dikenal dengan nama pirarucu di Brazil dan paiche di Peru merupakan salah satu jenis ikan air tawar terbesar di dunia yang masih hidup. Ikan raksasa ini merupakan hewan warisan jaman purba yang tidak mengalami evolusi dan belum punah.

Foto ikan arapaima

Ikan arapaima dalam akuarium selalu menjadi pusat perhatian

Anatomi
Sepintas apabila dilihat dari samping, ikan ini memiliki bentuk tubuh yang mirip ikan arwana. Arapaima memang satu keluarga (famili) dengan ikan arwana yaitu famili Osteoglossidae. Namun penampang tubuh ikan arapaima lebih bulat sedangkan ikan arwana penampang tubuhnya pipih. Kepala arapaima lebih lancip jika dilihat dari samping dan lebih ceper. Ikan arapaima dewasa bisa mencapai panjang 4,5 meter, dengan berat sampai dengan 200 kg.
Karena bentuknya yang unik (mirip ikan arwana) dan ukurannya yang luar biasa besar, ikan ini sekarang menjadi ikan hias yang banyak diminati para hobiis ikan hias sebagai hewan peliharaan.

Habitat
Ikan arapaima berasal lembah sungai Amazon dan danau-danau serta rawa-rawa di dekatnya di Amerika Selatan. Terbatasnya distribusi ikan ini karena adanya jeram besar atau air terjun yang tidak bisa dilewatinya.

Bernapas di Permukaan Air
Arapaima termasuk ikan yang bernapas dengan mengambil udara langsug dari udara atmosfer. Oleh karena itu, ikan ini harus muncul ke permukaan air setiap 5 – 20 menit sekali untuk menghirup udara, tergantung pada ukurannya. Ikan arapaima muda, biasanya muncul dipermukaan setiap 5 menit sekali, sedangkan ikan dewasa muncul setiap 15 – 20 menit sekali. Meskipun arapaima menyelam di bawah air selama beberapa menit, ikan ini cenderung untuk tetap dekat permukaan air, dimana mereka berburu dan sering menghirup udara yang menimbulkan suara khas seperti suara batuk.

Karnivora
Arapaima adalah hewan karnivora. Karnivora adalah hewan pemakan hewan lain. Arapaima adalah predator yang berada di puncak rantai makanan di habitatnya. Ikan ini memakan ikan-ikan kecil, krustasea (seperti udang, kepiting, lobster), dan hewan-hewan darat di sekitar sungai yang bisa diburu terutama burung.

Reproduksi
Banjir musiman Amazon telah menjadi bagian dari siklus reproduksi arapaima. Arapaima bertelur pada bulan-bulan dimana ketinggian air surut atau mulai naik. Arapaima membuat sarang kira-kira 50 cm lebarnya sedalam 15 cm di dasar air, biasanya di daerah yang berlumpur. Saat permukaan air naik, telur-telur tersebut menetas dan bayi-bayi arapaima mendapatkan musim banjir untuk mulai tumbuh, pada bulan antara Mei sampai Agustus
Arapaima jantan melindungi bayi-bayi arapaima dalam mulutnya sampai mereka cukup umur untuk dilepas berenang sendiri. Arapaima betina membantu melindungi arapaima jantan dan anak-anaknya dengan mengitari mereka dan menghalangi predator yang berpotensi memangsa anak-anaknya. Arapaima bisa hidup sampai 20 tahun.

Status konservasi
Meskipun jumlahnya semakin berkurang di alam, statusnya tidak sedang terancam punah sehingga ikan ini bukan termasuk spesies hewan yang dilindungi.
Kecenderungan arapaima untuk berada dekat permukaan air membuatnya rentan terhadap predator manusia, yang dengan mudah dapat membidiknya dengan tombak. Beberapa komunitas penduduk setempat mengkonsumsi daging dan lidah arapaima dan mengumpulkan sisiknya, yang dibentuk menjadi perhiasan unik dan barang-barang lainnya.

Klasifikasi Ilmiah
Klasifikasi ilmiah arapaima adalah sebagai berikut:
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Osteoglossiformes
Famili: Osteoglossidae
Subfamili: Heterotidinae
Genus: Arapaima
Spesies: A. gigas
Nama binomial: Arapaima gigas

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *