Apa Penyebab Jerawat?

Jerawat adalah iritasi kulit yang sangat mengganggu. Jerawat tidak hanya menyebabkan rasa tidak nyaman di kulit, ia juga dapat mengurangi penampilan dan percaya diri, terutama jika muncul di wajah.

Unit Pilosebaceous
Semua jerawat adalah gangguan unit pilosebaceous, yang terdiri dari folikel rambut, kelenjar sebaceous , dan sehelai rambut (bulu) tubuh. Unit-unit ini terdapat dimana-mana di tubuh kecuali telapak tangan dan telapak kaki, bagian atas kaki dan bibir bagian bawah. Jumlah unit pilosebaceous terbanyak terdapat di wajah, leher bagian atas, dan dada. Kelenjar sebaceous menghasilkan zat yang disebut sebum, yang bertanggungjawab menjaga kulit dan rambut tubuh tetap lembab. Selama masa remaja,  kelenjar-kelenjar sebaceous membesar dan menghasilkan lebih banyak sebum karena pengaruh hormon yang disebut androgen. Setelah usia 20, produksi sebum mulai berkurang.

Bakteri Propionibacterium Acnes
Bakteri yang sebut Propionibacterium acnes, merupakan penghuni normal kulit manusia. Bakteri ini menggunakan sebum sebagai makanan untuk tumbuh, sehingga jumlahnya meningkatkan dalam folikel selama pubertas. Seseorang yang memiliki jerawat mempunyai lebih banyak bakteri Propionibacterium acnes dalam folikelnya daripada orang yang tidak mengalami jerawat. Keberadaan bakteri menarik sel-sel darah putih ke folikel tersebut. Sel-sel darah putih ini menghasilkan enzim yang merusak dinding folikel, yang menyebabkan isi folikel memasuki lapisan kulit (dermis). Proses ini menyebabkan respon imflamasi (radang) yang terlihat sebagai papula (bentol merah), pustula, dan nodul. Bakteri tersebut juga menyebabkan pembentukan asam lemak bebas, yang merupakan iritan (penyebab iritasi) sehingga meningkatkan proses inflamasi dalam folikel.

Folikel Normal
Sebum yang dihasilkan oleh kelenjar sebaceous bergabung dengan sel-sel yang terkelupas dalam folikel rambut dan memenuhi folikel rambut. Saat folikel “penuh”, sebum menyebar ke permukaan kulit menyebabkan kulit terlihat berminyak. Jika proses ini berlangsung dengan benar, kulit akan tetap lembab dan sehat.

Folikel yang Terhalang
Masalah muncul jika sebum terperangkap dalam folikel rambut. Karena sebab-sebab yang tidak diketahui dengan pasti, beberapa folikel menjadi terhalang. Sebum dihasilkan tetapi terperangkap di jalan keluarnya, dan sel-sel yang yang normalnya terlepas menjadi lengket dan menutupi folikel. Proses penghalangan folikel ini disebut komedogenesis. Ini menyebabkan beberapa folikel membentuk suatu jenis jerawat yang disebut komedo, juga dikenal sebagai “blackhead” dan “whitehead”.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *