Apa Itu Susu Skim?

Banyak orang tidak minum susu karena susu mengandung kalori yang tinggi, faktanya susu adalah salah satu minuman yang paling menyehatkan. Untuk orang yang khawatir minum susu karena takut menyebabkan badan gemuk, susu skim adalah pilihan yang baik.

Apa yang Dimaksud Susu Skim?
Susu skim adalah produk susu dengan kadar lemak yang sangat rendah. Di beberapa negara, susu skim diberi label sebagai “susu tanpa lemak” (fat-free milk), karena banyak peraturan mengenai label membolehkan makanan dengan kandungan lemak yang dapat diabaikan diberi  label “tanpa lemak”. Orang yang peduli dengan jumlah kandungan lemak dalam makanan lebih memilih susu skim daripada susu murni, meskipun sebagian orang tidak suka rasanya.

Mengapa Disebut Susu Skim?
Susu skim dibuat dengan cara memasak susu murni. Setelah mendidih, bagian atas yang berbentuk krim diambil dengan teknik skimming (penyendokan). Susu yang tersisa disebut susu skim dan proses pembuatannya disebut skimming.

Apa Beda Susu Skim dan Susu Semi-Skim?
Sebagai pedoman, produk berlabel “susu skim” memiliki kandungan lemak kurang dari 0,5%. Susu rendah lemak atau susu semi-skim (setengah skim) memiliki kandungan lemak antara 1% sampai 2%. Banyak produk susu dibedakan berdasarkan label kandungan lemaknya untuk memberikan pilihan bagi konsumen. Susu murni mengandung lemak sekitar 3,5%.

Bagaimana Susu Skim Dibuat?
Secara tradisional, susu didiamkan supaya lemak susu menggambang di permukaan. Lemak ini dipisahkan untuk dibuat butter dan produk krim lainnya. Susu yang telah diambil lemaknya ini dikonsumsi atau diproses lebih lanjut untuk membuat produk susu lainnya.

Pembuatan produk susu modern menggunakan teknik sentrifugasi, karena lebih hemat waktu. Sentrifugasi adalah metoda pemisahan kandungan bahan berdasarkan perbedaan berat jenis dengan menggunakan mesin putar berkecepatan tinggi. Bagian yang kental atau berbentuk krim yang dikumpulkan dari lapisan atas digunakan untuk membuat keju, butter, atau produk susu lainnya.

Susu skim dari pabrik disterilisasi dengan teknik pasturisasi untuk membunuh mikroorganisma yang mungkin terdapat dalam susu. Setelah pasturisasi, susu juga dihomogenisasi untuk memecah padatan lemak sehingga kekentalannya merata. Susu lalu dididihkan sekali lagi untuk memisahkan lapisan krim di bagian atasnya. Susu skim lalu dikemas dan dikirim ke berbagai tempat. Untuk membuat susu skim bubuk, susu skim dievaporasi sampai kering. Hal ini akan membuat susu skim lebih tahan lama serta memudahkan transportasi dan penyimpanan.

Apa Kelebihan Susu Skim?
Karena susu skim bebas lemak, maka susu ini dianggap lebih sehat bagi orang yang memilih diet rendah lemak. Susu skim juga lebih rendah kolesterol dan lebih rendah kalori sehingga bisa menjadi pilihan bagi orang yang membatasi asupan kolesterol atau orang yang membatasi asupan kalori dalam rangka menurunkan berat badan.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *