12 Tips Aman Berbelanja Online

Berbelanja secara online memiliki banyak keuntungan misalnya lebih hemat waktu dan tenaga, lebih mudah memilih, serta bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Namun perlu diwaspadai bahwa dengan meningkatnya transaksi jual-beli secara online, semakin banyak pula modus penipuan online. Pelaku kriminal memasang iklan atau membuat situs toko online dan memajang foto-foto barang dagangan. Saat ada pembeli yang mentransfer uang, pelaku kriminal tidak pernah mengirimkan barang yang dipesan atau mengirimkan barang palsu. Dalam beberapa kasus pembeli tidak secara langsung tertipu tetapi justru harus membayar dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga normal. Oleh karena itu setiap pengguna internet sebaiknya berhati-hati dalam melakukan pembelian barang secara online. Bagaimana cara berbelanja secara online yang aman dari kejahatan? Berikut beberapa tips aman berbelanja secara online.

1. Gunakan Gadged Sendiri
Gunakan komputer atau smartphone sendiri saat melakukan pemesanan barang dan melakukan pembayaran. Jangan menggunakan komputer yang dipakai banyak orang seperti komputer di perpustakaan, di kantor atau di warnet. Data pribadi dan data kartu kredit anda dapat dilacak dan direkam oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

2. Lakukan Sendiri
Jangan sekali-kali meminta bantuan orang lain untuk melakukan pembelian barang secara online atas nama anda. Setiap pemesanan secara online akan memerlukan sebuah akun data pribadi yang dapat digunakan selamanya untuk bertransaksi jual beli. Akun anda dapat dimanfaatkan orang lain yang memiliki akses untuk disalahgunakan.

3. Temukan Situs Toko Online yang Terpercaya
Sedapat mungkin berbelanjalah di toko yang dapat dipercaya. Ketahui ciri-ciri toko online yang terpercaya. Situs toko online yang menggunakan nama domain ekstensi co.id adalah milik badan usaha yang bersertifikasi. Ketahui ciri-ciri toko online yang dapat dipercaya misalnya memiliki alamat jelas, nomor telepon tetap (bukan nomor telepon seluler), sudah lama online, dsb. Anda juga dapat mencari testimonial konsumen dari review di situs lainnya (bukan yang ada di situs toko tersebut).

4. Perhatikan Syarat dan Ketentuan
Perhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku misalnya apakah barang yang telah dibeli dapat ditukar atau dikembalikan. Pastikan anda membaca syarat dan ketentuan agar tidak kecewa setelah membeli barang secara online.

5. Cermati Adanya Biaya Lain
Perhatikan kemungkinan anda harus membayar biaya tambahan saat berbelanja secara online. Penjual di toko online seringkali hanya mencantumkan harga jual barang tanpa mencantumkan biaya-biaya lain seperti ongkos kirim, pajak, biaya pengepakan, ongkos instalasi, dan lain sebagainya.

6. Perhatikan Kelengkapan Produk
Periksakan kelengkapan paket barang yang akan anda beli. Beberapa barang kadang dijual tidak siap pakai karena dijual secara terpisah misalnya sebuah handphone dijual tanpa memory card dan kartu perdana seluler.

7. Agen Pengiriman
Beberapa toko online memiliki armada pengirim barang sendiri, namun kebanyakan toko online memanfaatkan perusahaan jasa ekspedisi. Pilihlah toko online yang menggunakan jasa pengiriman yang memiliki fasilitas pelacakan (tracking) pengiriman sehingga anda dapat memantau proses pengiriman barang anda. Untuk belanja barang mahal misalnya emas sebaiknya anda memanfaatkan pengiriman dengan asuransi.

8. Pertimbangkan Opsi Pembayaran di Tempat
Jika anda tidak yakin terhadap barang yang dijual secara online baik di toko online maupun maupun yang ditawarkan melalui situs iklan, pilihlah opsi untuk membayar di tempat (cash on delivery, COD) untuk menghindari penipuan atau ketidaksesuaian terhadap barang yang dibeli.

9. Gunakan Rekening Bersama
Pertimbangkan untuk menggunakan fasilitas rekening bersama (rekber) yang disediakan beberapa agen rekening bersama khususnya jika anda membeli barang dari toko online yang tidak memiliki badan hukum atau penjual perorangan yang menawarkan barangnya di situs iklan online.

10. Cari Tahu
Jika anda ragu terhadap penjual atau toko online tertentu anda bisa mencari informasi di banyak media sosial atau mencari informasi dari mesin pencari (search engine) misalnya dengan mengetikkan ”toko A penipu” atau “pengalaman berbelanja di toko A”. Seringkali pembeli yang tertipu atau kecewa sengaja menumpahkan kekecewaannya dengan menulis pengalaman buruknya di blog, media sosial, atau forum.

11. Perhatikan Link Utama
Salah satu modus penipuan dengan toko online adalah memanfaatkan popularitas toko online terkenal seperti lazzada.co.id, zalora.co.id, bhineka.com, dan lain-lain. Anda sebaiknya membuka halaman toko online yang anda kenal melalui link utama agar tidak terjebak pada situs penipu yang meniru tampilan situs toko online asli.

12. Bersikaplah Rasional
Jangan mudah tergiur diskon besar apalagi yang berasal dari info sms, email, atau telepon dari perwakilan perusahaan besar. Berbelanja secara online belum tentu lebih nyaman dan menyenangkan. Ada banyak keuntungan berkunjung ke pertokoan atau pusat perbelanjaan misalnya anda bisa berkonsultasi dan meminta penjelasan penjual mengenai keunggulan masing-masing produk atau merk. Setidaknya anda akan leluasa menawar dan meminta bonus.