12 Manfaat Mengerjakan PR bagi Anak

Mengerjakan PR

Salah satu kewajiban anak adalah mengerjakan pekerjaan rumah (PR) yang diberikan guru di sekolah. Anak seringkali merasa kesal dan malas jika diberikan PR oleh guru. Padahal mengerjakan PR memiliki sejumlah manfaat bagi anak. Apa manfaat membuat PR bagi anak? Berikut beberapa manfaat dari mengerjakan PR sekolah.

1. Melatih Anak Belajar Mandiri
Saat mengerjakan PR, anak akan berusaha mengerjakan sendiri tugas sekolahnya. Setelah merasa kesulitan, barulah ia akan meminta bantuan orang lain terutama orangtua.

2. Mengulang Pelajaran Sekolah
Guru akan memberikan PR berkaitan dengan topik yang baru saja diajarkan. Dengan mengerjakan PR anak akan harus mengingat dan mengulang kembali pelajaran yang telah diberikan guru di sekolah.

3. Melatih Disiplin Mengerjakan Tugas
Mengerjakan PR membutuhkan kedisiplinan. Anak akan berusaha untuk melakukan kewajiban yang diberikan oleh guru untuk mendapatkan penilaian yang baik.

4. Melatih Anak Mengatur Waktu
Membuat PR juga bermanfaat melatih anak untuk mengatur waktu. Anak harus meluangkan waktu untuk mengerjakan PR yang diberikan guru sehingga ia harus dapat membagi waktu untuk melakukan berbagai aktivitas harian seperti belajar, bermain, les, dsb.

5. Mendorong Anak untuk Memprioritaskan Pendidikan
Mendapatkan tugas untuk mengerjakan PR dari guru di sekolah membuat anak lebih memprioritaskan untuk menyelesaikan tugas sekolah tersebut daripada aktivitas lain yang kurang penting seperti menonton TV atau bermain.

6. Mendorong Partisipasi Orangtua
Salah satu manfaat PR adalah mendorong partisipasi orangtua untuk terlibat membantu anak belajar di rumah. Setidaknya orangtua akan peduli apakah anaknya mengerjakan PR atau tidak. Lebih jauh, orangtua dapat menemani anak mengerjakan PR atau membantu saat anak mengalami kesulitan. Hal ini selain meningkatkan kepedulian orangtua terhadap proses belajar anak, juga dapat meningkatkan interaksi orangtua dengan anak.

7. Membangkitkan Inisiatif

Salah satu manfaat PR adalah membangkitkan inisiatif anak. Pada dasarnya PR adalah kewajiban yang harus dilakukan sendiri oleh anak. Anak harus bisa memilih waktu yang tepat untuk mengerjakan PR tersebut. Anak mungkin harus membaca atau membuka pelajaran sebelumnya. Anak juga dapat meminta bantuan orang lain untuk mengajari jika ia menemui kesulitan.

8. Mendorong Kreativitas
PR sekolah tidak selalu dalam bentuk soal, perhitungan, atau hafalan. Seringkali PR diberikan dalam bentuk tugas menggambar, mewarnai, membuat prakarya, mengarang, dan lain sebagainya yang dapat mendorong kreativitas anak.

9. Melatih Kerja Keras
Mengerjakan PR dapat melatih anak untuk bekerja keras. Mengerjakan PR mungkin membutuhkan pengorbanan, usaha dan waktu. Jika anak terbiasa dengan melakukan tugas yang diberikan guru, ia mungkin lebih siap saat menerima tantangan untuk melakukan kegiatan yang membutuhkan usaha sugguh-sungguh.

10. Memahami Kewajiban
Mengerjakan PR dapat membantu anak membiasakan diri menjalankan kewajiban. Hal ini membuat anak lebih siap untuk menjalankan kewajiban lainnya.

11. Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Membuat PR dapat meningkatkan rasa percaya diri anak.  Anak akan berusaha sendiri sedapat mungkin untuk mengejakan PR tanpa bantuan orang lain.

12. Meningkatkan Keterampilan
Mengerjakan PR bisa membantu anak meningkatkan keterampilan menulis, berhitung, menggambar, mengarang, dan lain sebagainya.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *