10 Tips Mengatasi Kebiasaan Menunda (Prokrastinasi)

Stress pekerjaan menumpuk

Menunda melakukan pekerjaan (prokrastinasi) merupakan salah satu kebiasaan yang tidak efektif. Menunda pekerjaan dapat menyebabkan terlambatnya penyelesaian, menumpuknya pekerjaan, terhambatnya pekerjaan lain, atau akibat kontraproduktif lainnya. Oleh karena itu jika anda masih sering dihinggapi kebiasaan menunda pekerjaan, anda harus berusaha membuang jauh kebiasaan tersebut. Berikut beberapa tips yang dapat anda coba untuk mulai meninggalkan kebiasaan menunda pekerjaan.

1. Buat Rencana Kerja Secara tertulis
Salah satu penyebab seseorang sering menunda pekerjaan adalah karena lupa atau lalai  dalam membagi waktu untuk mengerjakan beberapa tugas sekaligus. Buatlah rencana kerja dengan jadwal tertulis. Hal ini membantu mengingatkan anda mengenai tenggat waktu yang tersedia untuk menyelesaikan setiap pekerjaan.

2. Mulailah Sekarang Juga
Jika anda sering malas untuk memulai sesuatu, maka gunakan prinsip “mulailah sekarang juga”. Mungkin anda membutuhkan persiapan serius untuk memulai sebuah pekerjaan, namun anda pasti bisa memulai dengan hal yang termudah misalnya dengan membuat jadwal, menulis kebutuhan, membaca referensi, dan lain sebagainya.

3. Tingkatkan Motivasi
Menunda pekerjaan bisa jadi disebabkan karena kurangnya motivasi. Temukan motivasi anda untuk melakukan pekerjaan anda secara tepat waktu misalnya demi mengejar karir, meningkatkan pendapatan atau bonus, membuat prestasi, dan lain sebagainya.

4. Bangun Kebiasaan Disiplin
Orang yang memiliki kebiasaan menunda melakukan pekerjaanya seringkali terbawa oleh sikap tidak disiplin. Cobalah membangun kebiasaan disiplin untuk mengatur aktivitas pribadi sesuai jadwal tertentu secara teratur mulai dari bangun tidur, waktu makan, jam berangkat, dan aktivitas lainnya. Jika anda membangun kebiasaan berdisiplin dalam aktivitas pribadi anda, anda juga akan lebih mudah untuk berdisiplin mengerjakan tugas secara tepat waktu.

5. Tingkatkan Rasa Percaya Diri
Jangan ragukan kemampuan diri anda sendiri. Jauhkan pikiran negatif bahwa anda tidak bisa melakukannya dengan baik. Tidak ada orang yang sempurna. Cobalah mengerjakan tugas anda dengan sebaik-baiknya, anda bisa memperbaikinya di lain kesempatan.

6. Jangan Meremehkan
Sebagian orang menunda pekerjaan karena meremehkan pekerjaan tersebut. Jangan terlalu percaya diri bahwa anda bisa mengerjakan tugas anda di sisa waktu yang sedikit. Kalaupun memang tugas itu sudah biasa anda kerjakan, tidak ada jaminan bahwa anda tidak mengalami masalah saat mengerjakannya. Anda bahkan tidak bisa mengetik selembar surat jika komputer anda bermasalah.

7. Pikirkan Hal-Hal Tak Terduga
Akan selalu tersedia pekerjaan bagi anda. Lebih cepat menyelesaikan sebuah pekerjaan adalah lebih baik. Pikirkan masalah tak terduga yang dapat menghambat penyelesaian pekerjaan anda misalnya terjadi kesalahan pada pekerjaan anda yang harus dikoreksi atau terjadi perubahan jadwal sehingga harus diselesaikan lebih awal.

8. Pikirkan Manfaat Menyelesaikan Pekerjaan lebih Awal
Cobalah pikirkan manfaat dari menyelesaikan pekerjaan lebih awal. Beberapa manfaat dari menyelesaikan pekerjaan lebih awal misalnya mengurangi resiko menumpuknya pekerjaan, memiliki waktu untuk melakukan perbaikan kesalahan, mendapatkan waktu luang lebih awal, dan lain sebagainya.

9. Berpikir Strategis
Salah satu penyebab seseorang biasa menunda pekerjaan adalah pola pikir (mindset) yang salah dalam menghadapi kurangnya rasa percaya diri misalnya dengan mengatakan “daripada tidak selesai mending dikerjakan nanti setelah siap semuanya” atau “daripada salah mending dikerjakan setelah paham betul”. Cobalah berpikir strategis sehingga anda dapat mengantisipasi kesulitan karena kurangnya bahan, tidak ada yang membantu, tidak paham, dan lain sebagainya.

10. Kerjakan Sedikit Tapi Sering
Jika memungkinkan, coba mengerjakan pekerjaan sedikit sedikit tetapi sering. Sebagian orang menyiasati melakukan pekerjaan yang sulit atau membosankan dengan cara mencicil sedikit demi sedikit tetapi sering. Contohnya jika anda kesulitan untuk menulis sebuah artikel sekaligus cobalah menulis satu alenia kemudian mengerjakan pekerjaan lain, lalu lanjutkan setengah jam berikutnya tulis satu alenia lagi, begitu seterusnya.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *