10 Tips Mendorong Anak Bersosialisasi

Kemampuan bersosialisasi sangat penting dalam perkembangan anak. Dengan bersosialisasi anak akan lebih mudah mengembangkan kepribadiannya. Sebagian anak memiliki bakat alamiah mudah bersosialisasi dengan orang lain, namun ada juga anak-anak yang kesulitan untuk bersosialisasi dengan orang lain. Kesulitan bersosialisasi dapat menyebabkan anak kurang percaya diri dan susah bergaul. Orang tua dapat berperan aktif mendorong anak dalam belajar bersosialisasi. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan orangtua dalam mendorong anak bersosialisasi.

1. Buat Hubungan Kekeluargaan yang Terbuka
Buatlah hubungan antara orangtua dan anak yang terbuka. Ajaklah anak berkomunikasi mengenai aktivitasnya sehari-hari. Luangkan waktu untuk berbicara dengan anak minimal dua kali sehari. Biarkan anak mengeluarkan keluhannya, hal ini akan membuatnya berani untuk bertanya, meminta pendapat, atau sekedar curhat. Hal ini akan melatih anak berani berkomunikasi.

2. Dorong Anak Ikut Aktivitas dalam Kelompok
Dorong anak untuk bergabung dengan tim olahraga, grup vokal, club sepeda, pencinta fotografi dan lain sebagainya sesuai dengan minat anak. Hal ini tidak hanya membantu anak mengasah bakatnya tetapi juga memberikan kesempatan anak untuk bergaul dengan orang lain.

3. Kenalkan dengan Orang Kita Kenal
Kenalkan anak dengan orang yang kita kenal dekat setiap ada kesempatan bertemu dengan family, tetangga, kolega, dan lain sebagainya.

4. Beri Contoh
Anak akan lebih mudah belajar dengan mencontoh. Misalnya jika kita setiap kali melewati rumah seseorang dengan menyapa, maka anak juga akan belajar menyapa orang tersebut setiap kali ia berjumpa.

5. Bermain Bersama
Bermain sangat mudah mengakrabkan seseorang dengan orang lain. Bermain bersama membuat anak lebih bebas berekspresi secara lebih personal. Ajaklah anak bermain bersama dan biarkan anak bermain di luar rumah bersama teman atau tetangga.

6. Ajak Anak Mengenal Lingkungan Sosial Di Luar
Ada baiknya mengajak anak untuk sesekali berada di keramaian seperti pertemuan keluarga, arisan, family gathering, dsb. Hal ini akan membuatnya tidak merasa asing dalam lingkungan dimana banyak orang.

7. Beri Ruang bagi Anak untuk Berekspresi
Anak sangat menikmati jika ia bisa menunjukkan bakat dan minatnya. Jika anak tidak diberi ruang untuk berekspresi, dapat menyebabkan anak kurang percaya diri.

8. Bangkitkan Rasa Percaya Diri pada Anak
Banyak anak yang tidak percaya diri saat berhadapan dengan orang asing bahkan yang sepantaran sekalipun. Bantulah anak menemukan rasa percaya diri dengan berkomunikasi secara personal. Idealnya, orang tua adalah orang yang paling mengenal karakter anak berikut kelebihan dan kekurangannya.

9. Beri Anak Pengetahuan Mengenai Etika Bergaul
Anak-anak harus diberi pengertian untuk menghargai orang lain dalam bergaul. Dengan etika bergaul yang benar anak tidak canggung untuk bergaul dengan orang yang jauh lebih muda, atau jauh lebih tua, atau orang yang sepantasnya dihormati.

10. Jangan Terlalu Protektif
Banyak orangtua yang terlalu protektif dan akan melakukan apa saja untuk anaknya bahkan sampai hal-hal sepele. Banyak hal yang semestinya menjadi tugas anak dikerjakan oleh orangtua yang membatasi kesempatan anak untuk berinteraksi dengan orang lain. Biarkan anak membayar sendiri saat jajan, biarkan anak menelepon temannya, biarkan anak bertanya kepada pada orang lain untuk keperluannya sendiri, dsb.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *