10 Tanda Awal Kehamilan

Adalah kodrat seorang wanita untuk hamil dan melahirkan. Kehamilan pada tahap awal biasanya tidak memperlihatkan bentuk perut yang membesar. Oleh karena itu perlu dilakukan tes atau pemeriksaan untuk meyakinkan apakah seseorang benar-benar sedang hamil.

Deteksi dini kehamilan dapat dilakukan dengan alat tes kehamilan. Alat tes kehamilan ini dapat anda beli di apotik atau toko obat. Prinsip kerja alat tes kehamilan pribadi antara lain dengan cara deteksi urin (air kemih) atau deteksi saliva (air liur). Harga alat tes kehamilan pribadi ini relatif terjangkau dan akurasi kit tes kehamilan ini sangat tinggi mencapai 99%.

Hasil pemeriksaan paling akurat dan paling baik dari segi medis adalah dengan pemeriksaan medis oleh dokter kandungan. Dokter kandungan menggunakan alat standar pemeriksaan kehamilan berupa perangkat ultrasonografi (USG) yang dapat memperlihatkan bagian dalam rahim. Prinsip kerja ultrasonografi adalah menangkap citra pantulan gelombang ultrasonik yang dipancarkan generator gelombang suara, citra ini setelah diproses oleh komputer akan ditampilan pada layar monitor. Teknologi USG telah lama digunakan sehingga biaya pemeriksaan USG relatif terjangkau.

Wanita yang merasa memiliki tanda dan gejala awal kehamilan dapat segera memastikan apakah ia sedang hamil atau tidak dengan melakukan tes kehamilan atau pemerikasaan kehamilan. Apa tanda seorang wanita sedang hamil muda? Seorang wanita sedang hamil muda biasanya mengalami tiga atau lebih dari gejala-gejala berikut.

1. Mual
Mual kadang disertai muntah adalah tanda awal kehamilan yang paling umum. Rasa mual disebabkan karena perubahan hormonal tubuh. Gejala muntah biasanya berlangsung dalam 3 minggu pertama kehamilan.

2. Payudara Lembek dan Membesar
Payudara lebih lembek dan agak membesar adalah salah satu tanda awal kehamilan. Gejala ini biasanya berlangsung sejak minggu ke-2 sampai minggu ke-3. Payudara juga terasa lebih berisi dan lebih berat, dan kadangkala disertai rasa geli, gatal, atau sakit.

3. Sering Buang Air Kecil
Awal kehamilan juga dapat menimbulkan gejala sering buang air kecil, terutama pada malam hari.

4. Lesu
Hampir semua wanita hamil mengalami lesu sebagai tanda awal kehamilan. Lesu ini dapat disebabkan perubahan hormonal yang mempengaruhi kadar glukosa darah, tekanan darah, dan produksi sel darah.

5. Ngidam dan atau Menolak Makanan Tertentu
Ngidam makanan tertentu dan menolak makanan tertentu adalah gejala kehamilan yang sering dialami wanita yang hamil muda khususnya dalam trisemester pertama.

6. Pendarahan Ringan atau Kram Perut
Pendarahan ringan dapat terjadi sekitar hari ke 10 – 14 setelah pembuahan sel telur. Pendarahan ini biasanya lebih sedikit dan berwarna lebih muda daripada pendarahan menstruasi. Pendarahan ini berlangsung singkat. Beberapa wanita mengalami perut kram saat hamil muda mirip kram menstruasi.

7. Perubahan Mood
Meningkatnya hormon tertentu dalam tubuh dapat membuat seseorang yang hamil muda lebih emosional dan mudah menangis. Biasanya perubahan mood ini terjadi pada trisemester pertama kehamilan.

8. Pusing
Saat pembuluh darah melebar dan tekanan darah berkurang, wanita yang baru hamil dapat merasa pusing. Kondisi ini dapat diperparah oleh rendahnya kadar glukosa darah.

9. Konstipasi
Meningkatnya hormon progesteron menyebabkan makanan melewati usus lebih lambat, hal ini dapat menyebabkan wanita yang baru hamil mengalami konstipasi (sembelit).

10. Tidak Mengalami Menstruasi
Salah satu tanda umum seorang wanita hamil muda adalah tidak mengalami datang bulan. Seringkali gejala ini digunakan untuk untuk meyakinkan seseorang bahwa ia hamil jika mengalami sebagian dari gejala-gejala di atas.

Leave A Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *